BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Jurnalis Senior 
Asian Para Games 2018: Pemerintah Cukup Perhatian, Masyarakat Kurang

Asian Para Games ataupun Para Olympic selalu diselenggarakan setelah Asian Games maupun Olimpiade. Itu sudah menunjukkan mereka (kaum disabilitas) dinomor-duakan. Bukan dalam arti negatif. Tapi memang perhatian pada mereka kurang.

Menurut saya, perhatian dari Pemerintah pada Asian Para Games cukup. Dari masyarakat yang justru kurang. Dari pemerintah kesiapannya sudah oke. Presiden sudah beberapa kali meninjau kesiapan ajang ini. Cuma masyarakatnya kurang antusias. Nggak seperti saat menyambut Asian Games.

Hal itu juga terjadi di mana-mana, di negara lain juga. Kalau yang digelar Para Olympic mungkin gaungnya akan lebih terasa, karena diikuti lebih dari 100 negara. Sedangkan Asian Para Games tak sebanyak itu pesertanya. 

Selain itu, jarak penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games kali ini terlalu jauh. Yang satu Agustus, satu lagi Oktober. Jadi nggak bisa dibarengi promosinya. Kalau lihat dari spanduk, memang nggak seheboh Asian Games, tapi lumayan untuk sosialisasi. Dan dananya memang nggak sebanyak Asian Games.

Kalau Asian Games, setelah Jokowi mengeluh kurang greget promonya kan langsung digenjot. Untuk Asian Para Games mungkin Pemerintah sudah merasa cukup dengan promo yang ada sekarang, nggak perlu seheboh seperti Asian Games. Mungkin juga karena masalah dana. Tapi di pemberitaan media, menurut saya, soal Asian Para Games ini telah cukup diangkat. 

Di Asian Para Games 2018 kita menargetkan berada di peringkat 8 dengan 16 emas. Sama dengan target awal Asian Games. Tapi masalahnya, hingga sekarang, masyarakat belum menaruh perhatian. Jadi kalau meraih melebihi target ya senang-senang saja reaksinya. Tapi perhatiannya nggak akan terlalu besar karena buat masyarakat pertandingan di Asian Para Games pengalaman yang jarang dilihat. 

Sikap masyarakat pada Asian Para Games ini cerminan juga sikap mereka pada kaum disabilitas. Kita sering hanya merasa kasihan melihat kaum difabel ini. Makanya, relawannya dilatih jangan terlalu menunjukkan rasa kasihan terhadap para atlet. Atlet-atlet ini nggak mau dianggap difabel, mereka datang untuk bertanding, berprestasi.  

Karena ini cerminan sikap Pemerintah dan masyarakat pada kaum disabilitas, maka acara olahraganya juga kurang diperhatikan. Tapi usaha untuk ke sana sudah cukup dilakukan Pemerintah. Sosialiasinya cukup. Pemberitaan di media massa juga cukup. Banyak inspiring stories di Asian Para Games 2018. (ade)

SHARE ON
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF