BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Arsitek, Aktivis dan Penulis
Api Dibalas Api dan Air Dibalas Air

Pengalaman saya bergaul dengan broker politik, seperti ada maksud "mengganggu" stabilitas politik dengan menjual isu. Bahkan ada sejumlah broker ingin membangun isu kembali kepada UUD 45 yang asli. Setelah saya pikir-pikir, tindakan kawan-kawan politikus tersebut merupakan hal positif. Membangun ketegangan. Cara mereka membangkitkan wacana politik dengan teknik membuat 'gaduh', sampai publik riuh.

Pada jaman 'Age of mechanical reproduction' seperti Walter Benjamin sebutkan, para seniman politik mengulang model-model pembangkit riuh dengan memanfaatkan rekaman media. Maksudnya, jika engineer biasanya merekam desain dalam bentuk gambar printing/digital untuk melakukan mass production, maka politikus menggunakan 'printing' rekaman audio atau cetakan memori surat kabar. Mereka, mengulang-ulang metode yang sama. Sehingga, seringkali saya menemukan ada isu lawas, tembang lawas.

Tidak ada masalah juga sih sebenarnya. Political science mempelajari teknik-teknik membangkitkan isu. Kegunaannya adalah memberi ruang partisipasi kepada kawan-kawan junior yang ingin terjun dalam dunia politik yang "kotor". Lalu, apa yang tidak 'kotor'? Istri kita sendiri juga kadang malas mandi.

Jadi, selow sajalah. Mau dibungkam atau ditangkap sekalian, akibatnya nanti tanggung saja sendiri. Rezim represif itu biasa dan kudeta juga biasa. Jika pemerintah berfatwa: hati-hati kau rakyat jelata, maka rakyat jelata juga berfatwa: kutunggu kau di perempatan Jalan Jaksa. (cmk)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF