BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Guru Besar, Spesialis Bisnis Internasional, Ahli dalam Bisnis, Pemasaran, Pendidikan, Organisasi dan Manajemen
Apa sih yang tak mungkin?

Sebagai sebuah parpol baru dan menjadi "a new kid on the block", PSI tentunya memerlukan platform perjuangan yang cocok dengan strategi political marketing-nya. PSI dengan segala kelebihan dan kekurangannya telah menentukan pilihannya berupa  membongkar apa yang mereka sebutkan sebagai pelanggaran serta kejahatan semasa berlangsungnya pemerintahan Orde Baru. Ini diviralkan oleh PSI secara cukup deras baru-baru ini

Sebagaimana biasanya, ada aksi muncul pula reaksi. Karena yang dijadikan obyek serangan terkait dengan rezim Orba, tentu saja kelompok barisan pendukung politik Orba, utamanya jajaran Pimpinan Partai Berkarya sebagai partai politik yang merupakan penyinta atau simpatisan Orba lalu langsung bereaksi dengan sangat keras.

Bagi sebagian rakyat Indonesia rentang waktu 20 bukanlah waktu yang sudah lama berselang, sehingga bisa menyebabkan timbulnya amnesia politik mengapa 20 tahun yang lalu pemuda, mahasiswa bersama rakyat berjuang untuk menumbangkan rezim Orba.

Muncul pula aneka macam TAP MPR yang intinya melarang praktek-praktek KKN, serta peraturan perundangan tentang pelanggaran HAM berat masa lalu. Dari segi ini rasanya PSI dapat menggali pembenarannya.

Namun, mengingat bahwa medan perjuangan yang dihadapi oleh baik PSI maupun "lawan"nya Partai  Berkarya bersifat politik dan bukan hukum semata, tentu saja kebenaran politik tidak mudah untuk ditegakkan. Bahkan bisa saja menjadi liar kemana-mana termasuk juga bersatunya PSI dengan Partai Berkarya pada suatu saat. Apa sih yang tidak mungkin dalam perpolitikan di Indonesia? (cmk)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Didin S. Damanhuri, Prof., Dr., SE., MS., DEA

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri             Duet Tango DPR & KPK             Utamakan Tafsir Moral ketimbang Tafsir Hukum dan Ekonomi             Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik             Pengaruh High Class Economy dalam Demokrasi di Indonesia (Bagian-1)