BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Psikolog Klinis Forensik/Humas Asosiasi Psikologi Forensik/Humas Ikatan Psikologi Klinis
Alasan Kejiwaan Bukan untuk Lepas dari Jerat Hukum

Dalam kasus kejahatan dan pelanggaran hukum pidana, wajib hukumnya untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Meliputi proses penyelidikan dan penyidikan. Jenis perilaku, motif, bukti-bukti, dan saksi akan dipergunakan semaksimal mungkin untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka. Ketika tersangka sudah ditetapkan oleh kepolisian, berarti kepolisian sudah mengantongi bukti-bukti yang dianggap cukup untuk menjerat yang bersangkutan.                      

Hukum bukan persoalan logika orang awam. Oleh sebab itu sebaiknya tidak dibahas oleh orang awam dan dijadikan konsumsi publik yang mempersulit proses penegakan hukum. Dalam hal, ini sebaiknya yang bersangkutan diperiksa secara formal oleh psikolog yang memiliki kompetensi terkait. Terutama untuk mengetahui motif dan alasan mengapa yang bersangkutan melakukan hal tersebut.

Diskusi dan pembahasan soal kesehatan jiwa adalah aspek lain yang mungkin perlu digali setelah motif. Tetapi tentu saja bukan upaya untuk menggunakan alasan kesehatan jiwa agar lepas dari jerat hukum.

Sebaiknya kita nantikan hasil pemeriksaan lengkap yang bersangkutan dalam penyidikan kepolisian. Pembahasan tentang aspek-aspek politik sebaiknya dihindarkan demi memperoleh hasil pemeriksaan yang obyektif. (ast)                      

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF